Bagi sebagian mungkin aneh atau
engga banget seorang laki-laki mengilai all about korea. Pada awalnya saya
menyukai korea ini sejak saya SD pada saat itu tante saya menonton sebuah drama
di sebuah televisi endless love dan winter sonata dan banyak lagi drama yang
saya tonton yang tidak ingat judulnya apa hehe . Saya lebih mengenal film itu film Cina bukan korea
mengingat pada saat zaman itu film cina lebih banyak digandrungi di televisi
indonesia.
Sejak itu saya mulai mengenali film
yang bergenre mellow dan hampir tiap hari menontonnya karena pada saat saya
kecil saya paling akrab dengan tante saya. Sebelum saya menggilai korea saya
terlebih dahulu menggilai bollywood aka film india. Sama saja halnya dengan
korea saya suka lagi-lagi karena tante saya.
Haripun berlalu dan tahun berganti
saya SMP saya mulai mengenal kembali serial drama korea diantaranya full house,
princess hours, my girl, straiway to heaven dan banyak lagi. Ada hal unik pada
saat saya menonton princess hours karena pada saat itu princess hours
ditayangkan setiap hari minggu pada pukul 11 pagi dan pada hari minggu saya
melaksanakan ekskul di sekolah terkadang saya selalu mencuri waktu untuk
bersinggah disanggar untuk menonton drama ini dengan ijin pura-pura sakit hehe.
Pada saat itu saya hanya sekedar menyukai dramanya saja tidak menggila seperti
sekarang ini. Yah walaupun saya hanya mengkoleksi majalah yang covernya drama
korea itupun dibeli dengan uang tante saya dan terkadang uang saya sendiri.
Zaman SMA kelas 2 saya mulai
mengenal kembali korea karena serial fenomenal Boys Before Flowers yang
ditayangkan ditelevisi membuat saya jatuh cinta hingga gila sekali sama namanya
drama korea. Berawal dari sinilah saya mulai mengkoleksi DVD drama-drama korea
yang jumlahnya sekarang sudah hampir kurang kebih 100 judul drama film korea
yang ada pada rak saya.
Setelah menyukai drama korea
tentunya tidak afdol apabila saya tidak menyukai lagu-lagunya. Berawal dari
baca-baca majalah yang selalu saya beli tiap minggu saya mulai mengenal boyband
dan girlband korea. Tidak saya pungkiri boyband yang saya kenal pertama adalah
HOT karena tante saya sangat menyukai boyband ini. Tetapi saya lebih mengenal
SS501, SHINee dan Wonder Girls pada saat kelas 2 SMA ini.
Boyband DBSK saya kenal sejak SMA
kelas 1 awalnya saya tidak tahu banwa DBSK ini adalah boyband korea karena DBSK
ini sering membawakan lagu jepang yang sering diputar disalah satu stasiun
radio yang saya kenal. Hari berlalu kiranya awal desember 2008 saya mulai mengenal
super junior dengan MV sorry sorry nya yang saya tidak sengaja baca dimajalah
dan mencarinya di youtube saya mulai terpersona dengan performance nya karena
berbeda dengan band band indonesia.
Dari sinilah saya mulai mencintai
drama boyband dan budaya korea. Pada awal tahun 2009 saya tidak terlalu
mengetahui yang namanya fandom. Karena keadaan saya pada saat itu masih labil
dan setiap melihat performa boyband ataupun girlband korea selalu menyukainya. Sekitar
pertengahan tahun 2009 saya mulai berkonsentrasi pada satu fandom yaitu ELF
(fans Super Junior). Awalnya saya kekeh mau menjadi Fans SHINee karena pada
saat itu belum ada fanbase besar di kota bandung sehingga saya bergabung dengan
ELF. Saya menyukai SHINee saya juga sangat menyukai Super junior. Walaupun
fandom saya ELF tetapi pada saat itu saya selalu update tentang SHINee.
Sebelum terkenal saya sangat suka
sekali dengan KPOP ini karena orang beranggapan bahwa saya berbeda dengan orang
lain. Setelah KPOP berjaya di negeri dan dikenal lebih luas saya lebih merasa
tidak nyaman walaupun senang karena akhirnya virus KPOP ini menyebar.
Cacian serta makian sering saya
terima dengan lapang dada. Apalagi saya Fanboy yang lebih dikenal orang awan
penyuka boyband. Mulai dari disebut banci atau apalah itu yang terkadang
membuat hati saya sakit akan tetapi saya tetap berjuang dan beranggapan biarlah
orang lain berkata apa yang penting saya suka dengan dunia KPOP ini.
Setelah KPOP berjaya munculah
boyband dan girlband indonesia yang memnjamur dan tidak sedikit boyband ataupun
girlband yang menjiplak dari mulai style hingga lagu dari boyband dan girlband
korea itu sendiri. Sehingga saling buli membuli sering terjadi bahkan sampai
saat ini yang membuat saya tidak nyaman dan berharap KPOP damai seperti dulu
kala zaman 2008 sebelum dikenal banyak orang.
Sebenarnya anak-anak KPOPERS itu
pada baik hati apalagi kalau kita pertama dikenal mereka seperti keluarga akan
tetapi kalau misalkan kalian jahat kepada anak KPOPERS tidak sedikit anak
KPOPERS akan lebih jahat kepada kalian maka berhati-hatilah sama anak anak
KPOPERS.
Hampir saja lupa, ditahun 2010 saya
mulai mengkoleksi album asli korea karena pada saat 2008 2009 saya tidak
mengenal apa itu namanya online store sehingga saya begitu ketinggalan album
asli dari korea ini. Nah ditahunb 2010 ini saya mulai balas dendam membeli
barang barang asli dari korea seperti CD album dan merchandise.
Koleksi saya makin hari makin
bertambah dari mulai CD DVD Majalah Mercgandise dan lain sebagainya. Saya mulai
mengurangi kegilaan mengkoleksi pada awal 2011 saya mencoba mengurangi membeli
majalah dan DVD drama. Untuk mensiasatinya drama saya sering downlod atau
pinjam sedangkan untuk majalah saya hanya membeli edisi khusus yang membahas
SMTOWN.
Pada awal 2011 juga saya mulai
mengurangi update tentang berita atau isu tentang korea didunia maya. Saya hanya
tahu berita terbaruhanya dari teman teman KPOPERS dan Sinta teman dekat saya. Semejak
saat itu saya mulai mengurangi kegiatan KPOPERS dan benar-benar disibukan
dengan kegiatan kuliah.Bukan melupakan akan tetapi mengurangi.
Selain saya aktif di ELF saya juga
aktif di komunitas kampus yaitu KPOPERS UIN BANDUNG atau lebih dikenal KUINB di
sini saya mempunyai keluarga baru keluarga yang tidak pernah akan saya lupakan.
Setelah menyukai drama lagu dan budaya tidak afdol rasanya jika saya tidak mempelajari
bahasanya.
Awalnya saya ingin les ditempat
yang banyak temen rekomen dengan bayaran yang tentunya tidak sedikit. Akan
tetapi saya mengenal HKLCB dari kakak tingkat saya sehingga saya les di HKLCB
dengan gratis. Di HKLCB ini saya menemukan keluarga baru KECIERS yang selalu
menemani hari saya dengan penuh warna.
Hal yang paling menyedihkan ketika
saya tidak bisa menonton fanmeeting Kim Bum , konser KIMCHI (super junior) dan
Indonesia Korea week (SHINee). Berbagai kendala saya hadapi dari mulai tidak
ada uang, tidak diberi ijin dan tidak mendapatkan tiket.
Akan tetapi hal itu tidak membuat saya bersedih dan berharap suatu saat nanti saya bertemu sang idola tepat didepan mata saya. Sebenarnya saya bukan hanya seorang KPOPERS yang hanya ngefans tetapi saya memiliki misi dari menggilai ini. Saya ingin sekali belajar dikorea dan setelah saya belajar dikorea saya ingin sekali menjadi sutradara yang memenangkan piala oscar yang merubah image perfilman indonesia.





itu asa kenal bandona =D
BalasHapus